‘Berkat doa dan istiqamah seorang bapa.’ Dia menjadi penyebab Oktavia Manrose dapat hidayah dan berhijrah serta berubah menjadi muslimah yang lebih baik hari ini.
Ternyata bukan sesuatu yang mudah untuk kekal istiqamah, namun jika Allah berkehendak segalanya menjadi mungkin. Begitu juga apa yang dilalui oleh Oktavia Manrose.
Jelas Oktavia Manrose, setelah lebih setahun tampil dengan imej berhijab, penghijrahan yang berlaku pada dirinya, itu adalah berkat doa dan istiqamah bapanya yang juga penyanyi dangdut era 1990-an, Iwan Syahman.
Luah Oktovia menerusi akaun instagramnya, dia merasa syukur dan berterima kasih atas usaha berterusan bapanya yang ingin melihat dia berubah menjadi lebih baik.
“Berkat doa dan istiqomah seorang bapa. Mujahadah sendirian untuk menebus kekhilafan dulu. Usahanya sangat terasa. Masyallah dia menjadi asbab saya mendapat hidayah dan berubah.
“Tiada apa yang lebih beruntung daripada nikmat iman dan Islam yang ALLAH beri sekarang. ALLAH bagi rasa dan bagi faham. Masya-ALLAH sangat luar biasa,” ujarnya.
Malah, dalam perkongsian sama, pelakon ini mengakui dia kini semakin faham tentang tujuan hidupnya dan berasa rugi jika terus mensia-siakannya.
“Hari berlalu, makin kuat rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasullullah SAW, makin saya faham apa tujuan hidup.
Ads
Dia Penyebab Oktavia Manrose
“Dunia adalah ujian semata-mata untuk kita mengumpulkan saham di akhirat. Yang pasti kehidupan selepas dunia adalah lebih dasyat. Umur di dunia sangatlah singkat berbanding beratus ribu tahun di akhirat lamanya, nauzubillahminzalik.
“Tersangatlah rugi kalau mensia-sia diri dengan kemungkaran. Dunia ni bukan kehidupan abadi, tapi kehidupan bermula selepas kematian. Itulah hakikat yang sebenarnya,” luah Oktovia yang juga kakak kepada pelakon Aprena Manrose.
Akui wanita berusia 31 tahun itu lagi, sebelum ini dia pernah bertanya kepada diri sendiri apakah sempat berubah dan menerima pengampunan daripada Maha Pencipta.
Dapat Hidayah & Berhijrah
Namun berkat kesungguhan dan keikhlasan hati mencari reda ALLAH, satu persatu perubahan yang lebih baik berlaku kepada dirinya.
“Sentiasalah bersangka baik dengan Allah dan percaya bahawa Dia akan terima setiap doa umat-Nya yang benar-benar ikhlas. Perlahan-lahan mendidik diri untuk mendapat reda Allah.
“Bukan saja daripada banyaknya ibadah kita lakukan seharian, tapi daripada istiqamah dalam melakukan kewajipan pada Allah SWT. Alhamdulillah Allah dengan sifat Ar-Rahman Ar- Rahim dan Al- ghofur, bagi peluang.
”Satu persatu perubahan dalam diri. Masya-ALLAH saya bersyukur. Semuanya asbab usaha niat ikhlas dan doa seorang bapa yang soleh. Alhamdulillah. Semoga Allah sentiasa merahmatimu wahai ayahanda Iwan Syahman,” katanya.
Kashoorga : Semoga Allah permudahkan urusan Oktavia dan terus kekal istiqamah.
Kedatangan bulan Ramadhan setiap tahunnya tak henti menjadi penghibur hati orang mukmin. Bagaimana tidak, beribu keutamaan ditawarkan di bulan ini.
Pahala diobral, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu. Seorang yang menyadari kurangnya bekal yang dimiliki untuk menghadapi hari penghitungan kelak, tak ada rasa kecuali sumringah menyambut Ramadhan.
Insan yang menyedari betapa dosa melumuri dirinya, tidak ada rasa kecuali bahagia akan kedatangan bulan Ramadhan.
Mukmin Sejati Itu Dermawan
Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah. Islam sering menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah.
Dan bulan Ramadhan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi. Dan demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan bahkan memberi contoh kepada umat Islam untuk menjadi orang yang dermawan serta pemurah.
Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah Ta’ala, sebagaimana hadits:
إن الله تعالى جواد يحب الجود ويحب معالي الأخلاق ويكره سفسافها
“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744)
Dari hadits ini demikian dapat diambil kesimpulan bahwa pelit dan bakhil adalah akhlak yang buruk dan bukanlah akhlak seorang mukmin sejati.
Begitu juga, sifat suka meminta-minta, bukanlah ciri seorang mukmin. Bahkan sebaliknya seorang mukmin itu banyak memberi.
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
اليد العليا خير من اليد السفلى واليد العليا هي المنفقة واليد السفلى هي السائلة
“Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. Tangan di atas adalah orang yang memberi dan tangan yang dibawah adalah orang yang meminta.” (HR. Bukhari no.1429, Muslim no.1033)
Selain itu, sifat dermawan jika di dukung dengan tafaqquh fiddin, mengilmui agama dengan baik, sehingga terkumpul dua sifat yaitu alim dan juud (dermawan), akan dicapai kedudukan hamba Allah yang paling tinggi.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إنَّما الدنيا لأربعة نفر: عبد رزقه الله مالاً وعلماً فهو يتقي فيه ربه ويصل فيه رحمه، ويعلم لله فيه حقاً فهذا بأفضل المنازل
“Dunia itu untuk 4 jenis hamba: Yang pertama, hamba yang diberikan rizqi oleh Allah serta kepahaman terhadap ilmu agama. Ia bertaqwa kepada Allah dalam menggunakan hartanya dan ia gunakan untuk menyambung silaturahim. Dan ia menyadari terdapat hak Allah pada hartanya. Maka inilah kedudukan hamba yang paling baik.” (HR. Tirmidzi, no.2325, ia berkata: “Hasan shahih”)
Kedermawanan Rasulullah di Bulan Ramadhan
Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, teladan terbaik bagi kita, beliau adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau lebih dahsyat lagi di bulan Ramadhan. Hal ini diceritakan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma:
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أجود الناس ، وكان أجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل ، وكان يلقاه في كل ليلة من رمضان فيُدارسه القرآن ، فالرسول الله صلى الله عليه وسلم أجودُ بالخير من الريح المرسَلة
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)
Dari hadits di atas diketahui bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada dasarnya adalah seorang yang sangat dermawan. Ini juga ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:
كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)
Namun bulan Ramadhan merupakan momen yang spesial sehingga beliau lebih dermawan lagi. Bahkan dalam hadits, kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dikatakan melebihi angin yang berhembus.
Diibaratkan demikian karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat ringan dan cepat dalam memberi, tanpa banyak berpikir, sebagaimana angin yang berhembus cepat.
Dalam hadits juga angin diberi sifat ‘mursalah’ (berhembus), mengisyaratkan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki nilai manfaat yang besar, bukan asal memberi, serta terus-menerus sebagaimana angin yang baik dan bermanfaat adalah angin yang berhembus terus-menerus. Penjelasan ini disampaikan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Baari.
Oleh kerana itu, kita yang mengaku meneladani beliau sudah selayaknya memiliki semangat yang sama.
Iaitu semangat untuk bersedekah lebih sering, lebih banyak dan lebih bermanfaat di bulan Ramadhan, melebihi bulan-bulan lainnya.
Dahsyatnya Sedekah di Bulan Ramadhan
Salah satu sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi teladan untuk lebih bersemangat dalam bersedekah di bulan Ramadhan adalah karena bersedekah di bulan ini lebih dahsyat dibanding sedekah di bulan lainnya.
Diantara keutamaan sedekah di bulan Ramadhan adalah:
1. Puasa digabungkan dengan sedekah dan shalat malam sama dengan jaminan surga.
Puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang agung, bahkan pahala puasa tidak terbatas kelipatannya. Sebagaimana dikabarkan dalam sebuah hadits qudsi:
كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف قال عز و جل : إلا الصيام فإنه لي و أنا الذي أجزي به
“Setiap amal manusia akan diganjar kebaikan semisalnya sampai 700 kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.’” (HR. Muslim no.1151)
Dan sedekah, telah kita ketahui keutamaannya. Kemudian shalat malam, juga merupakan ibadah yang agung, jika didirikan di bulan Ramadhan dapat menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
من قام رمضان إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه
“Orang yang shalat malam karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no.37, 2009, Muslim, no. 759)
Ketiga amalan yang agung ini terkumpul di bulan Ramadhan dan jika semuanya dikerjakan balasannya adalah jaminan surga. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إن في الجنة غرفا يرى ظاهرها من باطنها وباطنها من ظاهرها أعدها الله لمن ألان الكلام وأطعم الطعام وتابع الصيام وصلى بالليل والناس نيام
“Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah makanan, berpuasa, dan shalat dikala kebanyakan manusia tidur.” (HR. At Tirmidzi no.1984, Ibnu Hibban di Al Majruhin 1/317, dihasankan Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/47, dihasankan Al Albani di Shahih At Targhib, 946)
2. Mendapatkan tambahan pahala puasa dari orang lain.
Kita telah mengetahui betapa besarnya pahala puasa Ramadhan. Bayangkan jika kita bisa menambah pahala puasa kita dengan pahala puasa orang lain, maka pahala yang kita raih lebih berlipat lagi. Subhanallah! Dan ini bisa terjadi dengan sedekah, yaitu dengan memberikan hidangan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيئا
“Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)
Padahal hidangan berbuka puasa sudah cukup dengan tiga butir kurma atau bahkan hanya segelas air, sesuatu yang mudah dan murah untuk diberikan kepada orang lain.
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma basah), jika tidak ada maka dengan beberapa tamr (kurma kering), jika tidak ada maka dengan beberapa teguk air.” (HR. At Tirmidzi, Ahmad, Abu Daud, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi, 696)
Betapa Allah Ta’ala sangat pemurah kepada hamba-Nya dengan membuka kesempatan menuai pahala begitu lebarnya di bulan yang penuh berkah ini.
3. Bersedekah di bulan Ramadhan lebih dimudahkan.
Salah satu keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan adalah bahwa di bulan mulia ini, setiap orang lebih dimudahkan untuk berbuat amalan kebaikan, termasuk sedekah. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada dasarnya manusia mudah terpedaya godaan setan yang senantiasa mengajak manusia meninggalkan kebaikan, setan berkata:
“Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.” (Qs. Al A’raf: 16)
Sehingga manusia enggan dan berat untuk beramal. Namun di bulan Ramadhan ini Allah mudahkan hamba-Nya untuk berbuat kebaikan, sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam:
إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة ، وغلقت أبواب النار ، وصفدت الشياطين
“Jika datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari no.3277, Muslim no. 1079)
Dan pada realitanya kita melihat sendiri betapa suasana Ramadhan begitu berbedanya dengan bulan lain.
Orang-orang bersemangat melakukan amalan kebaikan yang biasanya tidak ia lakukan di bulan-bulan lainnya. Subhanallah.
Segala urusan jodoh, rezeki dan maut itu terletak di tangan Allah. Hanya Dia yang mengetahui siapakah jodoh terbaik diutuskan Allah kepada kita.
Namun sebagai hambaNya kita tidak boleh terus bertawakal, sebaliknya mencuba dengan cara berdoa kepadanya agar dipertemukan dengan insan yang baik.
Dalam Islam terdapat 3 surah yang boleh mendekatkan jodoh kita. Amalkan selalu insya-Allah jodoh yang baik-baik akan dikirimkan Tuhan nanti.
Surah As-Saffat (Ayat 100)
Maksudnya :
“Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku anak yang terhitung dari orang-orang yang soleh!”
Ayat ini merupakan doa Nabi Ibrahim A.S kepada Allah SWT untuk dikurniakan zuriat keturunan yang soleh dan beriman. Seperti yang dinyatakan, setiap perkahwinan itu tentunya menginginkan anak-anak sebagai penyeri kehidupan berumah tangga.
Jodoh dan zuriat merupakan antara kurniaan rezeki daripada Allah SWT kepada manusia, sungguhpun adakalanya kita diuji dengan keduanya, sama ada dikurniakan anak atau sebaliknya.
Ambillah pengajaran daripada kisah Nabi Ibrahim A.S yang tidak pernah berputus asa memohon kurniaan zuriat daripada Allah SWT yang pada akhirnya dimakbulkan juga.
Surah Al-Anbiya’ (Ayat 89)
Maksudnya :
“Dan (sebutkanlah peristiwa) Nabi Zakaria, ketika ia merayu kepada Tuhannya dengan berkata: “Wahai Tuhanku! Janganlah Engkau biarkan daku seorang diri (dengan tidak meninggalkan zuriat); dan Engkaulah jua sebaik-baik yang mewarisi”.
Umum mengetahui bahawa sesebuah perkahwinan yang dibina itu semestinya bakal berdepan dengan pelbagai jenis ujian dan dugaan, antaranya seperti kurniaan anak.
Ada di antara kita yang asyik leka dalam mencari pasangan hidup sehingga lupa makna sebenar ikatan perkahwinan yang menjadi sumber kesinambungan keturunan secara berpanjangan.
Apa yang kita mahukan ialah sebuah perkahwinan yang berkat dan melaluinya merupakan zuriat keturunan yang soleh dan solehah. Oleh itu, amalkanlah doa ini kerana ia mempunyai nilainya tersendiri dan menjadi simbol kebergantungan rezeki dan harapan kita semata-mata kepada Allah SWT setelah penat berusaha.
Surah Al-Anfaal (Ayat 63)
Maksudnya :
“Dan (Dia lah) yang menyatu-padukan di antara hati mereka (yang beriman itu). Kalaulah engkau belanjakan segala (harta benda) yang ada di bumi, nescaya engkau tidak dapat juga menyatu-padukan di antara hati mereka, akan tetapi Allah telah menyatu-padukan di antara (hati) mereka. Sesungguhnya Ia Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.“
Setiap daripada kita semestinya menginginkan untuk dicintai dan mencintai. Ada ketikanya, pelbagai cara sanggup kita lakukan supaya diri sentiasa dihargai dan disayangi.
Tiada salahnya, kerana ia merupakan fitrah semula jadi seseorang manusia. Namun, penting untuk diingatkan supaya dalam pada kita sibuk mengejar kasih sayang manusia, keberkatan daripada Allah SWT itu
adalah lebih utama.
Jangan pula kita lalai sehingga melibatkan diri dengan perkara-perkara yang dilarang di dalam agama semata-mata untuk mencapai apa yang kita hajati.
Amalkanlah potongan ayat daripada surah ini setiap kali selepas solat. Ulanglah beberapa kali sehingga sebati dengan jiwa. Dengan izin Allah SWT, semoga kita ditempatkan dalam kalangan pergaulan dengan orang-orang yang baik sekali gus mendekatkan dan mempermudahkan jodoh yang baik.
Demikianlah beberapa surah dan doa yang boleh diamalkan supaya hajat kita untuk mendapatkan jodoh dan seterusnya membina sebuah keluarga yang sakinah itu dimakbulkan oleh Allah SWT.
Sememangnya jodoh dan pertemuan itu segalanya dirancang oleh Allah SWT dan Allah SWT merupakan sebaik-baik perancang.
Namun, sebagai manusia, kita seharusnya sentiasa berusaha dan pada masa yang sama, bertawakal dan tidak berputus asa sekiranya hajat kita belum tercapai.
WEBINAR JODOH 💖: SUAMI KIRIMAN ILAHI
✨Jom Sis semua yang masih single terutamanya sejenis yang pemalu! Kita belajar ilmu menjemput jodoh💘
Dengan ilmu menjemput jodoh, Sis akan..
✅ Tak tertanya-tanya lagi “Dimana atau ada ke bakal imamku❓❓” 🤷🏽♀
✅ Jelas ✨ dan yakin 💪🏻 dengan langkah-langkah mudah ikhtiar mencari jodoh 💘 (Tip: Islam itu Mudah dan Indah)
✅ Akan dijauhi heartbreak 💔 dan lelaki yang tak serius 👻
Yang sudah berstatus ‘Dimiliki’, ambillah manfaat ilmu ini untuk memudahkan dan percepatkan lagi jodoh Sis 💞
Ramai mengatakan anak ketiga sikapnya jauh berbeza dengan karakter sulung atau bongsu.
Ada yang mengatakan mereka ini dikatakan sering dipinggirkan dan menjadi mangsa buli ahli keluarga kerana sikap mereka yang lebih gemar jadi pendiam dan menyendiri.
Namun sebenarnya anak ketiga mempunyai berbagai kelebihan yang tidak kurang hebatnya berbanding anak pertama, kedua atau bongsu.
Seperti juga kelebihan pada anak pertama dan bongsu, tentunya anak ketiga juga memiliki keperibadian yang berbeza-beza.
Dalam satu kajian mendapati bahawa anak ketiga ini juga mempunyai kelebihan tertentu yang ramai tidak tahu.
Selain dikatakan seorang yang sangat sensitif, banyak perkara menarik berlaku dalam hidup anak ketiga.
Bahkan dari sudut pandang percintaan, fakta anak ketiga juga menyimpan sejuta kejutan yang sangat menarik untuk diselidiki.
Selalu ingin dimanja oleh siapapun, menjadi sifat yang melekat erat pada keperibadian anak ketiga. Jika ia merupakan anak terakhir atau mempunyai kakak tertua, terkadang membuatnya menjadi sasaran untuk dimanja kerana dianggap paling kecil. Selain keinginannya yang harus selalu dituruti, anak ketiga ini juga sebenarnya jarang dimarahi jika membuat sebarang kesalahan kecil. Malah anak ketiga juga sebenarnya disayangi oleh sanak saudara dan adik beradik lain.
Menyimpan amarah dalam diri sendiri, menjadi satu sifatl negatif yang terdapat pada anak ketiga. Ia juga terkenal sangat pandai menyembunyikan masalah pelik yang sedang dihadapinya. Pandai menyembunyikan perasaan itu dengan sifat ceria saat tampil di depan banyak orang. Namun, keperibadian anak ketiga ini diketahui sering memendam sifat marah yang sukar untuk dipendam jika sudah sampai waktunya.
Meski terkadang tampil bersikap tidak acuh, namun mempunyai sikap tanggungjawab yang sangat tinggi dalam keluarga. Mudah juga bersimpati dengan nasib yang berlaku di sekeliling mereka, jadi tidak hairanlah jika menjadi kesayangan orang di sekeliling. Salah satu sifatnya yang unik adalah, anak ketiga boleh bercanda dengan baik meski saat itu hatinya sedang bersedih. Salut ya untuk kamu yang anak ketiga!
Penampilan garang yang sering dilabel oleh anak ketiga, ternyata hanyalah sisi sementara bagi anak ketiga. Diketahui, anak ketiga mempunyai sikap orang yang sangat mudah sensitif dan menangis. Mereka ini sangat pandai menyembunyikan perasaan sesungguhnya dan terlihat ceria, namundi dalam hati siapa yang tahu.
Dalam pandangan secara umum, anak ketiga dikenal pasti berbeza dengan saudara lainnya. Hal ini terkait hal-hal ‘tak biasa’ yang sering dilakukan oleh anak ketiga tersebut. Kebanyakan, kegiatan unik yang dilakukannya tidak pernah terfikir oleh adik beradik lain. Selain itu, anak ketiga pada umumnya juga terkenal keras kepala. Mereka cenderung sering memberontak dengan caranya sendiri. malah anak ketiga juga bersikap acuh dan tak ingin mendengar nasihat dari orang lain.
Lahir sebagai anak ketiga, kemungkinan besar orang tua sudah lebih siap dan mempunyai berpengalaman. Akhirnya anak ketiga lahir dengan optimal dan juga dididik dengan baik termasuk juga dari kakak-kakaknya. Jadi sangat beruntunglah bagi mereka yang menjadi anak ketiga.
Satu ungkapan popular dalam bahasa Inggeris yang ertinya “kali ketiga akan membawa keberhasilan.” Begitu pula kehadiran ketiga dalam keluarga. Anak ketiga dianggap sebagai penyempurna dan anugerah tambahan dari Tuhan.
Terserah apa kata orang lain, yang pasti orang tua dan adik beraik lain sangat menyayangi dan mensyukuri kehadranmu dalam keluarga. Bahkan, seluruh perhatian mereka akan difokuskan kepada anak yang lahir paling kecil.
Meski fakta anak ketiga yang ada di atas belum mencakup secara keseluruhan, namun memang seperti itulah adanya.
Tak salah jika jika anak kketiga merupakan insan yang istimewa yang lahir dalam sebuah keluarga.
Isian rohani buat semua peringkat umur, semoga kita KASHOORGA bersama.
Insya-Allah, kita download
sekarang ya?
Kirim doa kepada jemaah umrah atau haji merupakan amalan yang harus dalam Islam. Ketahui hukum, dalil hadis serta adab mengirim doa tanpa membebankan para jemaah.