Tidak dapat dinafikan bahawa kuasa doa itu sangatlah hebat. Doa juga adalah sebahagian daripada ibadat. Setiap Muslim perlu menjaga etika dan adab ketika berdoa supaya ia dimakbulkan Allah SWT serta ibadat yang dilakukan bertambah sempurna.
Dalam usaha berdoa, perlu juga diambil kira tentang waktu berdoa agar doa yang dipanjatkan kepada Allah dimakbulkan.
Berikut disenaraikan waktu terbaik dan mustajab untuk k berdoa.
1. Waktu sepertiga malam yang akhir
Sesungguhnya Rasulullah bersabda:
“Allah akan turun ke langit dunia setiap malam yaitu sepertiga malam yang terakhir,
Firman Allah SAW:
“Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, maka aku akan menerima permintaannya dan siapa yang meminta ampunan dariKu maka Aku akan mengampuninya.” (HR Bukhari dan Muslim)
2. Saat berbuka puasa bagi orang yang berpuasa
“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika saat berbuka ada doa yang tidak ditolak.”(HR Ibnu Majah)
Ads
3. Doa setelah sholat fardu
“Doa itu mustajab pada waktu malam dan selesai solat fardu” (HR Al-Tirmizi)
4. Ketika Hari Arafah
Sabda Nabi Muhammad SAW:
“Sebaik-baik doa adalah pada hari Arafah”. (Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’waat 13/83)
Ads
5. Doa di dalam sujud
“Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa kerana saat itu sangat tepat untuk dikabulkan” (HR Muslim)
“Waktu terdekat seorang hamba kepada Tuhannya adalah ketika waktu sujud, maka perbanyaklah berdoa” (HR Muslim)
6. Satu saat pada hari Jumaat
“Sesungguhnya pada hari Jumaat ada satu saat yang tidaklah bertepatan seorang hamba muslim solat dan memohon sesuatu kebaikan kepada Allah melainkan akan diberikan padanya, beliau berisyarat dengan tangannya akan sedikitnya waktu tersebut”. (HR Bukhari dan Muslim)
7. Ketika Lailatulqadar
Ads
Aisyah r.a bertanya kepada Rasulullah SAW:
“Jika saya bertemu dengan Lailatul Qadar, apakah yang harus saya baca?
Jawab Rasulullah SAW sebutlah olehmu ‘Allohumma Innaka ‘Afuwwun Kariim, Tuhibbul ‘Afwa Fa’fu ‘Anni (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia. Engkau menyukai kemaafan maka maafkanlah aku). “(HR Al-Tirmidzi, Ibnu Majah & Al-Nasa’ie, lihat shahih Al-Tirmidzi)
8. Doa antara Azan dan Iqamah
“Tidaklah ditolak doa di antara azan dan iqamah.” (HR Al-Tirmizi)
9. Ketika Hujan
Imam An-Nawawi berkata bahawa penyebab doa pada waktu hujan tidak ditolak atau jarang ditolak kerana pada waktu itu sedang turun rahmat khususnya curahan hujan pertama di awal musim. (Fathul Qadir 3/340)
Inilah sembilan waktu terbaik dan mustajab untuk kita berdoa. Semoga dengan berdoa pada waktu-waktu tersebut, doa kita cepat dikabulkan oleh Allah SWT. Aamiin…
Sumber kredit: Ustazquotes.com
Isian rohani buat semua peringkat umur, semoga kita KASHOORGA bersama.
Insya-Allah, kita download
sekarang ya?
Bukan hanya di dunia sahaja ada mahkamah perbicaraan di akhirat nanti pun ada. Jika di dunia seorang peguam akan membela dengan hujah dan bukti yang akhirnya akan menentukan sama ada seseorang itu bersalah atau tidak. Di akhirat pula ada perbicaraan yang lebih dahsyat. Hakimnya Allah sendiri.
Tidak ada walau sedikit perkara yang akan terlepas daripada perhatian Allah. Dan hukuman yang akan diberikan hanya dua – syurga atau neraka. Percayalah apabila berada di sana nanti, hatta untuk menanti perbicaraan pun kita tidak mampu apatah lagi untuk menerima hukuman.
Maka Allah sebenarnya telah memberikan kita jalan keluar. Ada beberapa perkara yang telah disebutkan dalam hadis sahih, mampu untuk membantu kita saat itu.
AL-QURAN
Pembela pertama kita di padang mahsyar ialah Al-Quran sendiri. Beruntunglah bagi orang yang menjadikan Al-Quran sebagai temannya ketika di dunia. Al-Quran tidak hanya dicari ketika bulan puasa, ketika bacaan Yasin di masjid atau ketika majlis khatam Al-Quran sahaja. Tetapi Al-Quran dijadikan teman yang dibaca setiap hari, yang dicari saat hati senang dan susah.
“Rajinlah membaca Al-Quran, kerana dia akan menjadi syafaat bagi penghafalnya di hari kiamat.” (HR. Muslim, no.1910)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga bersabda yang bermaksud:
“Bacalah Al Quran kerana Al Quran akan datang pada hari kiamat nanti sebagai syafi’ (pemberi syafa’at) bagi yang membacanya…” (Petikan hadis dari HR. Muslim no. 1910- Status hadis sahih)
“Amalan puasa dan membaca Al-Quran akan memberi syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafaat kepadanya. Dan Al-Quran berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafaat kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafaat.” (HR. Ahmad, Sahih At-Targhib: 1429)
Pelbagai jenis puasa sunat boleh dilakukan, antara ialah puasa sunat Isnin dan Khamis, puasa sunat tiga hari dalam setiap bulan Islam (pada tanggal 13, 14, 15) dan juga puasa pada hari ‘Arafah.
SOLAT SUNAT
Solat sunat tambahan berfungsi untuk menampung kekurangan yang ada dalam solat fadhu. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada manusia di hari kiamat nanti adalah solat. Allah ‘azza wa jalla berkata kepada malaikatNya dan Dialah yang lebih tahu,
“Lihatlah pada solat hambaKu. Apakah solatnya sempurna ataukah tidak? Jika solatnya sempurna, maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna. Namun jika dalam solatnya ada sedikit kekurangan, maka Allah berfirman: Lihatlah, apakah hambaKu memiliki amalan sunnah. Jika hambaKu memiliki amalan sunnah, Allah berfirman: sempurnakanlah kekurangan yang ada pada amalan wajib dengan amalan sunnahnya.” Kemudian amalan lainnya akan diperlakukan seperti ini.” (HR. Abu Daud no. 864, Ibnu Majah no. 1426 dan Ahmad 2/425 – Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih)
DOA SELEPAS AZAN
Amalan membaca doa selepas azan juga mampu membantu kita di akhirat. Ia amalan yang sangat mudah dilakukan, namun memberikan kelebihan yang sangat besar. Di Malaysia, azan senang didengari walaupun di tengah-tengah bandar besar. Kemudahan masjid dan tempat solat ada di mana-mana, malah kita juga mampu mengaktifkan tetapan azan pada aplikasi solat dalam telefon pintar.
Jabir bin ‘Abdillah RA telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
Maksudnya: “Barang siapa yang mendengar azan dan berdoa – Ya Allah, Wahai Tuhan yang telah mensyariatkan seruan azan dan sembahyang yang akan didirikan. Kurniakanlah kedudukan yang tinggi dan terpuji yang engkau telah janjikan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kehormatan – luluslah baginya syafaatku baginya pada hari kiamat.”(Sahih Bukhari, no. 614)
ORANG SOLEH
Orang soleh ialah mukmin yang beriman. Allah bercerita tentang ciri orang Mukmin dalam Al-Quran antaranya, mereka ialah orang yang mengerjakan solat, menjauhkan diri daripada dosa, bertawakkal kepada Allah, bersedekah dan orang yang mempunyai rasa takut di hatinya kepada Allah.
Maka orang yang beriman juga mampu membantu untuk menyelamatkan kita daripada azab api neraka kelak, dengan syarat kita berteman dengan mereka di dunia. Dalam erti kata lain, kita berteman dengan mereka kerana ingin mendapatkan kebaikan, ingin diberi peringatan tentang Islam.
“Demi Allah Yang jiwaku ada di tanganNya. Tidak ada seorangpun diantara kamu yang lebih bersemangat di dalam menyerukan permohonannya kepada Allah untuk mencari cahaya kebenaran, dibandingkan dengan kaum Mu’minin ketika memohonkan permohonannya kepada Allah pada hari Kiamat untuk (menolong) saudara-saudaranya sesama kaum Mu’minin yang berada di dalam Neraka. Mereka berkata:” Wahai Rabb kami, mereka dahulu berpuasa, solat dan berhaji bersama-sama kami”.
Maka dikatakan (oleh Allah) kepada mereka : “Keluarkanlah oleh kalian (dari Neraka) orang-orang yang kalian tahu!” Maka bentuk-bentuk fisik merekapun diharamkan bagi Neraka (untuk membakarnya). Kemudian orang-orang Mu’min ini mengeluarkan sejumlah banyak orang yang dibakar oleh Neraka sampai pada pertengahan betis dan lututnya.
Kemudian orang-orang Mu’min ini berkata: “Wahai Rabb kami, tidak ada lagi di Neraka seorangpun yang engkau perintahkan untuk mengeluarkannya”. Allah berfirman : “Kembalilah! Siapa saja yang kalian dapati di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat satu dinar, maka keluarkanlah (dari Neraka)!” Maka merekapun mengeluarkan sejumlah banyak orang dari Neraka.
Kemudian mereka berkata lagi : “Wahai Rabb kami, tidak ada lagi seorangpun yang kami sisakan dari orang yang Engkau perintahkan untuk kami mengeluarkannya”. Allah berfirman : “Kembalilah! Siapa saja yang kalian dapati di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat setengah dinar, maka keluarkanlah (dari Neraka)”. Merekapun mengeluarkan sejumlah banyak orang.
Selanjutnya mereka berkata lagi : “Wahai Rabb kami, tidak ada seorangpun yang Engkau perintahkan, kami sisakan (tertinggal di Neraka)”. Allah berfirman: “Kembalilah! Siapa saja yang kalian dapati di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji dzarrah, maka keluarkanlah (dari Neraka)”. Maka merekapun mengeluarkan sejumlah banyak orang.
Kemudian mereka berkata : “Wahai Rabb kami, tidak lagi kami menyisakan di dalamnya seorangpun yang mempunyai kebaikan”.
Pada waktu itu Abu Sa’id al Khudri mengatakan: “Apabila kalian tidak mempercayai hadis ini, maka jika kalian suka, bacalah firman Allah (yang ertinya): “Sesungguhnya Allah tidak menzalimi seseorang meskipun sebesar zarah, dan jika ada kebajikan sebesar zarah, nescaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisiNya pahala yang besar”. (Surah An Nisaa’ : 40) … al Hadits”. (HR. Bukhari dan Muslim, 8 – Status hadis sahih)
Berdasarkan hadis di atas, Hasan Al- Bashri juga ada berkata,
استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)
KESIMPULAN
Daripada hadis-hadis yang telah disebutkan di atas, kita tahu sebenarnya Allah sangat pengasih kepada hamba-hambaNya. Allah tidak membeza-bezakan kita dan hanya memberi kelebihan kepada ‘orang baik’ sahaja. Allah telah memberitahu rahsia yang dapat menyelamatkan diri kita di akhirat kelak. Maka, ambil lah peluang bermula sekarang untuk mencari ‘pembela-pembela’ ini – Al-Quran, solat dan puasa sunat, doa selepas azan dan juga orang yang beriman.
Sumber kredit: tzkrh.com
VIDEO KASHOORGA:
Isian rohani buat semua peringkat umur, semoga kita KASHOORGA bersama.
Insya-Allah, kita download
sekarang ya?
Seorang Muslim yang hebat amalan sedekahnya bukan saja mendapat sanjungan di atas muka bumi ini, malah turut mendapat doa malaikat. Apa yang pasti setiap amalan sedekah yang dilaburkan akan ada gantinya daripada Allah SWT.
Setiap sedekah akan digantikan dengan ganjaran pahala, limpahan rezeki berganda, menyihatkan tubuh badan dan mendapat keberkatan hidup. Sedekah yang paling besar pahalanya dilaksanakan ketika seseorang sedang sihat dan berasa sayang terhadap harta itu. Oleh itu jangan ditunda untuk bersedekah sebelum ajal datang menjemput.
Kisah nama manusia di bumi disanjung makhluk langit pernah diceritakan Rasulullah SAW dalam sabdanya:
Abu Hurairah r.a. meriwayatkan Nabi SAW pernah bersabda: “(Pada suatu hari) ketika seorang lelaki berada di sebuah tanah lapang yang sunyi, dia terdengar satu suara dari awan, “Siramlah air (hujan) kepada kebun si fulan itu!” Awan itu pun bergerak lalu mencurahkan airnya pada sebidang tanah yang berbatu hitam.
Saluran air pada tanah tersebut kemudiannya menampung semua curahan air hujan (dan mengalirkannya ke suatu arah). Lelaki itu pun mengikuti air itu dan menemui seorang petani yang berdiri di kebunnya sedang mengubah aliran air dengan cangkulnya. Lelaki itu bertanya, “Wahai hamba Allah, siapa namamu?” Petani itu menjawab, “Nama saya fulan” iaitu nama yang baru didengarnya dari angkasa. Si petani bertanya kepadanya, “Wahai hamba Allah, mengapa anda tanyakan nama saya?”
Kata lelaki itu, “Sebenarnya, sekejap tadi saya dengar satu suara dari awan yang baru menurunkan air ini. Suara itu berkata, “Siramilah air pada kebun si fulan!” menyebut nama anda. Apa yang anda buat dengan kebun ini?” Petani itu berkata, “Baiklah, kalau anda katakan begitu. Sebenarnya, saya selalu perhatikan apa yang keluar dari kebun ini, lalu saya sedekahkan 1/3 daripadanya, 1/3 berikutnya saya makan bersama keluarga saya, dan 1/3 lagi saya kembalikan (untuk modal cucuk tanam),” – Sahih Muslim.
AMALAN YANG DISUKAI MALAIKAT
Berdasarkan hadis itu, amalan yang disukai malaikat di langit adalah sedekah! Pemilik kebun itu dikenali para malaikat kerana sedekahnya.
Dalam hadis lain, orang yang kuat sedekah turut mendapat doa para malaikat.
Sabda Rasulullah SAW:
Abu Hurairah r.a. menyebut bahawa Nabi SAW bersabda: “Tiada suatu pagi (hari) pun yang dilalui seorang hamba melainkan akan ada dua malaikat turun dan berdoa “Ya Allah! Berikan kepada pemberi sedekah ganti (sedekahnya), manakala malaikat satu lagi berdoa “Ya Allah! Berikan kepada orang yang menahan (sedekah dan kedekut) kemusnahan,” – Sahih Bukhari dan Muslim.
“Nabi SAW adalah orang yang paling pemurah (melakukan kebaikan). Baginda jadi tambah pemurah pada bulan Ramadan ketika Jibril datang bertemu dengannya pada setiap malam. Jibril mengulang kaji al-Quran dengan Nabi pada Ramadan. Baginda benar-benar pemurah (pada bulan Ramadan) seperti angin yang bertiup kencang,” – Sahih Bukhari.
MENYESAL KALAU TAK BUAT
Selain dicintai para malaikat, faedah sedekah tak terkira banyaknya. Dalam satu ayat Allah menyebut ia menjadi sesalan sesetengah orang setelah mereka mati kelak sehingga ada yang mahu ditangguhkan mati agar diberi peluang kedua untuk lebih banyak bersedekah:
“Dan belanjakanlah (dermakanlah) sebahagian daripada rezeki yang Kami berikan kepada kamu sebelum seseorang daripada kamu sampai ajal maut kepadanya, (kalau tidak) maka dia (pada saat itu) akan merayu dengan katanya: “Wahai Tuhanku! Alangkah baiknya kalau Engkau lambatkan kedatangan ajal matiku – ke suatu masa yang sedikit sahaja lagi, supaya aku dapat bersedekah dan dapat pula aku jadi daripada orang yang soleh,” (al-Munafiqun)
Allah SWT berfirman:
“Katakanlah (wahai Muhammad): “Sesungguhnya Tuhanku memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendaki-Nya antara hamba-Nya, dan Dia juga yang menyempitkan baginya; dan apa sahaja yang kamu dermakan maka Allah akan menggantikannya; dan Dia lah jua sebaik-baik pemberi rezeki.”
GANJARAN YANG SANGAT LUAS
Benar sekali firman Allah ini, sedekah pasti berganti dan gantiannya pula sangat luas. Ada pahala, ada syurga, ada limpahan rezeki, ada kesihatan, ada keberkatan hidup, ada nama yang harum pada manusia dan ada pula rasa cinta para malaikat kepada kita. Apabila kita dicintai para malaikat, hidup kita semakin indah dan berkat kerana doa mereka.
Oleh itu, marilah kita sama-sama menyemarakkan budaya sedekah agar kita sentiasa mendapat rahmat Allah dan dikenali oleh para malaikat. Sedekah pasti berganti dan gantiannya pula sangat luas.
Isian rohani buat semua peringkat umur, semoga kita KASHOORGA bersama.
Insya-Allah, kita download
sekarang ya?
Kata pendakwah Indonesia, Khalid Basalamah, rezeki itu umpama buah yang terdapat pada pohon. Ada yang bergantungan dan ada juga berguguran. Siapa sahaja boleh mengambilnya, tidak kira beriman atau kafir dengan sebanyak mungkin.
Islam adalah agama yang seimbang membicarakan aspek kehidupan di dunia dan di akhirat. Umatnya diseru berusaha secara tekun untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Oleh itu perlu ada ‘usaha’ ke arah memperolehi rezeki.
Berikut perkongsian tip Nur Aliah Mohd Nor agar pintu rezeki datang dengan mudah.
9 Tip Pintu Rezeki Datang Dengan Mudah
1. Sentiasa senyum sebab senyum itu kan sedekah. Lagi kerap kita senyum lagi mudah rezeki datang.
2. Bahagiakan anak-anak yang masih kecil, terutama sekali anak-anak comel yang tak ada mak ayah dah. Mereka pon perlukan kasih sayang abadi.
3. Kalau dah jumpa jodoh tu cepat cepat la dirikan rumahtangga, sebab bila kahwin Allah akan bagi rezeki rumah tangga pula!
4. Setiap kali jumpa suami atau isteri atau anak, berilah pelukan, ciuman, lafazkan sayang dan doakan mereka.
5. Sentiasa berbuat baik dengan semua orang, termasuklah berbuat baik kepada orang tua, orang sakit dan fakir miskin. Bantu mereka dengan seikhlas hati.
6. Sentiasa rasa bersyukur dengan pasangan hidup masing-masing. Ingat jangan cari orang yang sama dengan kita, cari orang yang boleh melengkapi hidup kita. Dan bersyukurlah.
7. Di mana saja kedudukan kira berada, sentiasalah berikan layanan dengan penuh hormat tidak kira siapa orang itu, kalau leader kita itu lebih muda hormatlah dia sebagai seorang leader.
8. Bahagiakan dan bagi semangat kepada sahabat kita yang sedang dalam kesusahan, sedih dan sakit.
9. Minta maaf dan memaafkan semua orang. Bila kita buat baik kepada orang, orang juga akan berbuat baik kepada kita. Bahagia selalu ya, sebab bila hati bahagia REZEKI mudah datang. ?
Dalam kesibukan kehidupan seharian yang sering menuntut tenaga fizikal dan emosi, waktu sebelum tidur menjadi detik paling sesuai untuk seorang Muslim kembali menenangkan jiwa...