Seorang muslim tidak seharusnya meninggalkan hubungan suami isteri. Sebagaimana telaga apabila airnya tidak diambil maka airnya akan sirna dan lenyap dengan sendirinya.
Muhammad bin Zakariya berkata: “Barang siapa meninggalkan hubungan intim dalam jangka waktu yang sangat lama, kekuatan otot-ototnya akan melemah, salurannya akan tersumbat, dan organ intimnya akan tersumbat.”

la mengatakan: “Aku menjumpai sekelompok orang meninggalkan perkara ini dalam menuju perjalanan tasawuf (kehidupan yang meninggalkan kesenangan duniawi seperti hubungan suami isteri yang merupakan kesenangan duniawi yang tertinggi). Maka kesejukanlah badan-badan mereka, gerakan mereka menjadi lambat dan akan muncul rasa sedih tanpa sebab dan pada akhirnya melemahlah syahwat mereka.”

Di antara manfaat hubungan intim suami isteri adalah:

1. Menundukkan pandangan (nafsu syahwat).
2. Menahan diri.
3. Kemampuan untuk menjaga kehormatan dari perkara yang diharamkan (elak dari berzina).

Hal di atas bukan saja pada lelaki tapi wanita. Maka hubungan intim ini sebenarnya sangat bermanfaat bagi dirinya di dunia dan akhirat. Oleh kerana itu Rasulullah صلي الله عليه وسلم sangatlah menyukai perkara ini, sebagaimana dalam sabdanya:

حُبِّبَ إِلَيَّ مِنَ الدُنْيَا النِّسَاءُ وَالطِّيْبُ

“Dijadikan kecintaan bagiku dari dunia kalian: para wanita dan wewangian.” (Diriwayatkan oleh Ahmad (3/128,199,285), An-Nasai (7/61) dalam ‘Isyratun Nisa’, Bab: Hubbun Nisa’, dari hadits Anas bin Malik, dan sanadnya hasan, dishahihkan oleh Al-Hakim)

IKLAN

Dan dalam Az-Zuhd karya Al-lmam Ahmad, di dalam hadits tersebut ada sedikit tambahan, iaitu:

أَصْبِرَ عَنِ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ وَلاَ أَصْبِرُ عَنْهُنَّ

“Aku boleh sabar dari makan dan minum akan tetapi aku tidak boleh sabar dari mereka (para wanita).”

Dan Baginda Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menikah melalui sabdanya:

IKLAN

تَزَوَّجُوْا الْوَدُوْدَ الْوَلُوْدَ، فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الْأُمَمَ

“Menikahlah kalian, sesungguhnya aku akan berbangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat. ” (Hadits shahih, diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dengan lafaz ini di dalam Syu’abul Iman dari hadits Abu Umamah. Dan diriwayatkan oleh Abu Dawud (2050) dan An-Nasa’i (6/65j66) dari hadits Ma’qil bin Yasar secara marfu’ dengan lafaz (yang ertinya): “Nikahilah wanita yang penyayang dan subur, sesungguhnya aku akan berbangga dengan banyaknya kalian di hadapan umat.” Sanadnya hasan. Dan hadits ini mempunyai syahid dari hadits Anas bin Malik, diriwayatkan oleh Ahmad (3/158,245) dan sanadnya hasan, dan dishahihkan oleh lbnu Hibban (1228) []
Sumber: Ibnu Qayyim pada Kitab Za’adul Maad fi Hadyi Kharil ‘Ibaad Juz 4

WEBINAR JODOH 💖: SUAMI KIRIMAN ILAHI
✨Jom Sis semua yang masih single terutamanya sejenis yang pemalu! Kita belajar ilmu menjemput jodoh💘

IKLAN

Dengan ilmu menjemput jodoh, Sis akan..

✅ Tak tertanya-tanya lagi “Dimana atau ada ke bakal imamku❓❓” 🤷🏽‍♀‍

✅ Jelas ✨ dan yakin 💪🏻 dengan langkah-langkah mudah ikhtiar mencari jodoh 💘 (Tip: Islam itu Mudah dan Indah)

✅ Akan dijauhi heartbreak 💔 dan lelaki yang tak serius 👻

Yang sudah berstatus ‘Dimiliki’, ambillah manfaat ilmu ini untuk memudahkan dan percepatkan lagi jodoh Sis 💞

Daftar di https://toko.ideaVktVivV.cVom/product/webinar-jodoh-suami-kiriman-ilahi