Keimanan seseorang harus selalu diperharui agar tetap kukuh. Syeikh Maulana Muhammad Yusuf Al Kandahlawi menyatakan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah mengajari kita bagaimana caranya memperbaharui iman. Menurutnya cukup seseorang umat Islam memperbanyak mengucapkan kalimat Laa Ilaaha Illaallah.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah bersabda perbaharuilah keimanan kalian!” Ditanyakan,” “Ya Rasulullah, bagaimanakah kami memperbaharui iman kami? Baginda bersabda, “Perbanyaklah mengucapkan Laa Ilaaha Illaallah.” (HR Ahmad dan Thabrani).

Dipetik Republika, Syeikh Maulana Muhammad Yusuf Al-Kandahlawi mengatakan, kalimat Laa Ilaaha Illaallah merupakan zikir yang paling utama.

Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, zikir yang paling utama adalah Laa Ilaaha Illaallah dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillah.” (HR Tirmidzi).
Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, “Kalimat tauhid (Laa Ilaaha Illaallah) memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin boleh dikira.” Tapi kebanyakan kita tidak tahu keutamaan kalimat tauhid atau tahlil ini.

Berikut adalah tujuh keutamaan kalimat Laa Ilaaha Illaallah

IKLAN

Kalimat Laa Ilaaha Illaallah

1. Kalimat Laa Ilaaha Illaallah merupakan harga sebuah syurga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Barang siapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘laa ilaaha illallah,’ maka dia akan masuk syurga,” (HR. Abu Dawud no. 1621).

2. Kalimat Laa Ilaaha Illaallah adalah kebaikan yang paling utama, Abu Dzar berkata, “Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada syurga dan menjauhkanku dari neraka.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan kerana dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh kebaikan.”

IKLAN

Lalu Abu Dzar berkata lagi, “Wahai Rasulullah, apakah ‘laa ilaaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Kalimat itu (laa ilaaha illallah) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.”

3. Kalimat Laa Ilaaha Illaallah adalah zikir yang paling utama. Dari Jabir rodhiyallohu ‘anhu, dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam Baginda bersabda: “Zikir yang paling utama adalah laa ilaaha illallah dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillah,” (HR. Ibnu Majah, An Nasa’I Shohih Targhib wa Tarhib: 1526 ).

4. Kalimat Laa Ilaaha Illaallah adalah pelindung dari api neraka bagi orang yang beriman dan diharamkan tubuhnya dari api neraka yang menyala. Dari Umar radhiyallahu ‘anhu ia berkata: Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh aku akan mengajarkan sebuah kalimat, tidaklah seorang hamba mengucapkannya dengan benar dari hatinya, lalu ia mati di atas keyakinan itu, kecuali (Allah) mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Iaitu kalimat laa ilaaha illallah,” (HR. Hakim-Shohih Targhib wa Tarhib: 1528).

Suatu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam mendengar muadzin mengucapkan ‘Asyhadu allaa ilaaha illallah.’ Lalu Baginda mengatakan pada muadzin tadi, “Engkau terbebas dari neraka,” (HR. Muslim no. 873).

IKLAN

5. Kalimat Laa Ilaaha Illaallah adalah zikir dan perantara doa. Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam Baginda bersabda, Musa berkata: Wahai Tuhanku ajarkanlah kepadaku sesuatu, yang aku akan berzikir dan berdoa kepadaMu dengannya.

Allah berfirman: Wahai Musa ucapkanlah Laa ilaaha illallah. Musa berkata: Wahai Tuhanku seluruh hambaMu mengucapkan kalimat ini. Allah berfirman: Wahai Musa! Seandainya langit tingkat tujuh dan apa yang ada di dalamnya serta bumi tingkat tujuh selain Aku diletakkan di suatu timbangan, dan laa ilaaha illallah diletakkan di timbangan yang lain, maka akan berat timbangan laa ilaaha illallah,” (HR. Ibnu Hibban, Hakim-Fathul Bari: 11/28).

6. Kalimat Laa Ilaaha Illaallah melambatkan kiamat. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan terjadi kiamat (apabila) masih ada orang yang menyebut laa ilaaha illallah,” (HR. Ibnu Hibban, Ta’liqotul Hisan: 6809, Ash Shohihah: 3016).

7. Dzikir Laa ilaaha illallah pahalanya paling banyak. Sebagaimana terdapat dalam shohihain (Bukhari-Muslim) dari Abu Hurairoh radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Baginda bersabda, “Barangsiapa mengucapkan ‘laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syay-in qodiir’ (tidak ada sesuatu yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu) dalam sehari sebanyak 100 kali, maka baginya sama dengan sepuluh budak (yang dimerdekakan), dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus darinya 100 sikap buruk, dan dia akan terlindung dari syaitan pada siang hingga petang harinya, serta tidak ada yang lebih utama darinya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu,” (HR. Bukhari no. 3293 dan HR. Muslim no. 7018).

Dan masih banyak lagi keagungan–keagungan zikir tahlil “Laa ilaaha illaallah.” Marilah kita berzikir “laa ilaaha illaallah” sebanyak–banyaknya dengan hati yang tulus ikhlas di waktu pagi dan petang, sebagaimana firman Allah “Wahai orang–orang beriman, berzikirlah kepada Allah, sebanyak–banyaknya,” (Al- Ahdzab: 41). Sumber : Islam Pos