Perbanyakkanlah baca doa. Kita sangat bertuah dilahirkan sebagai Islam kerana begitu banyak doa yang dibaca sampai kepada Allah mengikut keperluan kita. Namun dalam menjalani ibadah harian, rupanya ada doa-doa yang kita baca tanpa sedar ia memiliki impak yang sangat dahsyat.

Mengikuti perkongsian Mohd Ibrahim di akaun facebooknya beliau menyatakan bahawa , “Doa ini paling banyak kita baca, tapi kita tak sedar itu doa yang kita minta!”

Artikel berkaitan: Doa-Doa Penenang Hati Bagi Menghilangkan Stres, Sedih Dan Gelisah

Artikel berkaitan: “’Aamin’kan Doa Imam Pun Boleh Terampun Dosa Jika Serentak Dengan Aamin Malaikat”-Da’i Luqman

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
(Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang)

Sedar atau tidak sebenarnya, kita berdoa. Dan doa yang paling banyak kita baca adalah doa ketika solat. Walaupun doa ini hanya sunat bai’ah (tidak membatalkan solat jika tidak membacanya) hukumnya, tapi kita sangat digalakkan membacanya.

“Doa apakah yang paling banyak dan sering dibaca oleh seorang muslim?”

IKLAN

Banyak yang menjawabnya dengan salah. Begitu seringnya doa itu dibaca, sehingga ketika sedang membaca doa banyak yang tidak merasa berdoa. Padahal doa itu sangat dahsyat, mencakup keperluan kita di dunia dan akhirat. Dan dibaca minimumnya 17 kali setiap hari (bagi orang yang solatnya cukup 5 waktu sehari semalam)

Doa itu adalah, Doa Diantara Dua Sujud, marilah kita renungi maksudnya :

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

ROBIGHFIRLII (رَبِّ اغْفِرْلِيْ)
Wahai Tuhan ampunilah dosaku.

Dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke redaan Allah. Dosa adalah kotoran hati yang membuat hati kelam sehingga hati kita merasa berat untuk melakukan kebaikan.

WARHAMNII ( وَارْحَمْنِيْ)
Sayangilah diriku.

Kalau kita disayang Allah, hidup akan terasa bahagia, kerana dengan kasih sayang akan dapat dicapai semua cita-cita. Dengan kasih sayang Allah diri kita akan terbimbing.

WAJBURNII ( وَاجْبُرْنِيْ)
Tutuplah segala kekuranganku.

Banyak sekali kekurangan kita, kurang syukur, kurang sabar, kurang menerima kenyataan, mudah marah, pendendam dll. Kalau kekurangan kita ditutup/diperbaiki Allah, maka kita akan menjadi manusia sebenarnya.

WARFA’NII ( وَعَافِنِي)
Tinggikanlah darjatku.

Kalau Allah sudah meninggikan darjat kita, maka pasti tidak ada manusia yang boleh menghinakan kita.

WARZUQNII ( وَارْزُقْنِي)
Berikanlah aku rezeki

Sebagai hamba Allah kita memerlukan rezeki. Allah mampu mendatangkan rezeki dari arah yang tak terduga dan tanpa perhitungan.

WAHDINI ( وَاهْدِنِي)
Berikanlah aku petunjuk/bimbinglah aku ke jalan kebahagiaan.

Kita tidak hanya minta petunjuk atau hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga minta petunjuk agar terhindar daripada mengambil keputusan yang salah.

WA’AAFINII ( وعافِني )
Berikanlah aku kesihatan.

Apabila kita sihat kita boleh menambah kebaikan dan manfaat serta tidak menjadi beban orang lain. “Health is not everything, but without health everything is nothing.”

WA’FUANNII ( وَاعْفُ عَنِّيْ)
Aku mohon agar kesalahanku dihapus dari catatan.

Kita awali doa ini dengan mohon ampun dan kita akhiri dengan permohonan agar catatan dosa kita dihapus. Sehingga kita benar-benar bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir.

Allah memerintahkan kita untuk membaca doa itu, Rasulullah SAW mencontohkan kepada kita, menurut logiknya doa tersebut pasti dikabulkan.

Tapi persoalannya
“Dimana hati dan fikiran kita ketika kita membaca doa itu?”

Rasulullah SAW mengingatkan kita bahawa, “Allah tidak akan mengabulkan doa yang keluar dari hati yang lalai”