Tak dapat dinafikan bahawa semua orang bekerja keras kerana ingin mendapatkan rezeki yang melimpah seperti wang dan harta yang melimpah. Namun yakinlah bahawa rezeki itu sudah ditentukan Allah.

Walaupun kita sudah berusaha mencarinya dengan cara bekerja keras siang dan malam jika itu bukan rezeki kita maka hasil yang kita dapat hanyalah rezeki yang telah diperuntukkan kepada kita. Namun jika sudah Allah tetapkan rezeki itu, walaupun kita tidak menginginkannya, maka rezeki ini akan datang sendiri kepada kita dengan tidak disangka-sangka.

Namun ada golongan yang selalu dikejar-kejar rezeki. Yakni golongan orang-orang yang telah dijamin Allah rezekinya. Allah menjamin dan mencukupkan rezekinya melalui berbagai perkara.

Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Dia akan memberikannya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki-Nya). Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq [65] : 2-3)

Berikut ini dikongsikan beberapa cara untuk menjemput rezeki agar datang dan mengikuti kita.

1. SEDEKAH

Bersedekah adalah memberikan sebahagian yang kita miliki kepada orang lain. Allah SWT menjanjikan ganjaran yang pasti kepada mereka yang bersedekah untuk orang lain.

Allah menjelaskan hal ini dalam Al-Quran dalam Surah Al-Baqarah ayat 261:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir berisi seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (Al-Baqarah:261).

Bersedekah pada awalnya mengurangkan harta yang kita miliki, namun Allah SWT akan menggantikannya dengan berlipat ganda.

Akan tetapi, dalam bersedekah sebaiknya kita berharap ganti untuk akhirat dibanding mengharap balasan di dunia.

2. MEMPERBANYAKKAN SYUKUR

Bersyukur merupakan cara untuk mendapatkan lebih. Lihat saja, bagaimana Allah sangat mudah memberikan lebih kepada mereka yang bersyukur. Ada saja jalan rezeki bagi mereka yang tidak mengeluh, meski dalam keadaan yang terbatas dan kekurangan.

Bukankah hal ini juga sudah dijanjikan dalam Allah SWT dalam Al-Quran, bahawa siapa yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmatNya. Namun mereka yang mendustakan, maka akan mendapat azab yang pedih.

“(Ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”. QS. Ibrahim: 7.

3. MEMBACA SURAH AL-WAQIAH

Surah Al Waqiah juga dikenal sebagai surah pendatang kekayaan. Surat ke-56 ini berisi kandungan iman dan tauhid, bukti kekuasaan Allah SWT serta adanya hari kebangkitan.

“Ajarkanlah Surat Al Waqiah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady)

4. BANYAK BERISTIGHFAR

Istighfar juga menjadi salah satu amalan penjemput rezeki. Terkadang dosa-dosa yang kita lakukan akan menutup pintu rezeki dalam diri. Meskpun sudah berusaha semaksimumkan mungkin, namun tetap saja rezeki yang diinginkan tidak kunjung tiba.

Istighfar merupakan zikir yang maknanya memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.

Imam Al-Hasan Al-Bashri juga menganjurkan agar manusia beristighfar jika mengalami kefakiran, sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun. Jadi perbanyakkanlah istighfar jika rezeki tidak kunjung hadir.

Allah SWT berjanji akan mencukupkan rezeki bagi siapapun yang bertawakal kepadaNya. Maka tugas kita adalah bertawakal kepadaNya dengan usaha semaksimum mungkin.

VIDEO KASHOORGA: