Seiring ilmu pengetahuan kian berkembang, semakin banyak fakta sains di dalam Al Quran terbukti. Fenomena-fenomena alam yang terjadi ini semuanya sudah tertulis di dalam Al Quran sejak 1400 tahun lalu.

Ini kerana Isi kandungan Al Quran tak hanya terisi tata cara ibadah dan soal ketuhanan, bahkan di dalamnya terkandung banyak ilmu dan hikmah yang sehingga kini belum terungkap secara keseluruhannya.

Hal ini menunjukkan Al- Quran bukan karangan manusia, melainkan firman Allah yang kebenarannya tak diragukan. Dikutip dari halaman Idntimes, berikut fakta sains dalam Al-Quran.

Dari setitis air mani, janin terbentuk, ditiupkan ruh sebelum dilahirkan

Fakta-fakta Sains dalam Al-Quran:- Pembentukan janin

Proses terjadinya janin sudah tertulis dalam Al-Quran sejak 14 abad lalu, yang mana pada saat itu belum ada teknologi moden. Saat ini kita dapat mengetahui bagaimana proses pembentukan, dimulai dari proses persenyawaan, lalu membentuk janin dan seterusnya menjadi bayi sebelum lahir ke dunia. Dalam Al-Quran, pembentukan janin ini dinyatakan dalam surah Al-Mu’minun ayat 13-14.

ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَۗ فَتَبَارَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَۗ

Kemudian Kami jadikan air mani itu (setitis) air benih pada penetapan yang kukuh (rahim). Kemudian Kami ciptakan air benih itu menjadi sebuku darah beku. lalu Kami ciptakan darah beku itu menjadi seketul daging; kemudian Kami ciptakan daging itu menjadi beberapa tulang; kemudian Kami balut tulang-tulang itu dengan daging. Setelah sempurna kejadian itu Kami bentuk dia menjadi makhluk yang lain sifat keadaannya. Maka nyatalah kelebihan dan ketinggian Allah sebaik-baik Pencipta. (QS Surah Al-Mu’minun ayat 13-14).

IKLAN
Gunung Everest antara yang tertinggi di dunia

Fakta-fakta Sains dalam Al-Quran: Gunung gunang sebagai pasak bumi

Penelitian mengatakan, puncak gunung mampu mencapai ketinggian 200 km, seperti yang digambarkan bahawa Gunung Everest sebagai gunung tertinggi di dunia. Para peneliti menggambarkan bahawa gunung-gunung seperti pasak berdiri yang ditegakkan ke bumi. Sebelum ilmu sains menemukan penemuan ini, Al-Quran telah mengatakan hal tersebut.

وَّالۡجِبَالَ اَوۡتَادًا وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَاجًاۙ

“Bukankah kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?”. (QS An-Naba’ ayat 7-8).

Dua lautan bertemu dan tidak bercampur satu sama lain di Selat Gibraltar

Fakta-fakta Sains dalam Al-Quran: Berpisahnya air di laut

IKLAN

Fenomena terpisahnya air laut terjadi di selat Gibraltar, selat tersebut menjadi tempat pertemuan air dari Lautan Atlantik dan air dari laut Mediterranean. Ia terletak di antara Benua Eropah dan Afrika. Setelah dilakukan penelitian, alasan terpisahnya air tersebut kerana perbezaan karakteristik dari kedua air tersebut. Fenomena ini telah tertulis dalam Al-Quran dalam surah Ar-Rahman ayat 19-20.

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيٰنِۙ بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيٰنِۚ

“Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?”. (QS Ar-Rahman ayat 19-20).

Fakta-fakta Sains dalam Al-Quran: Alam semesta mengalami perluasan

IKLAN

Menurut para ilmuwan, sejak terjadinya teori Big Bang (sepintas lalu mengenai teori ini di mana ia satu model kosmologi yang menerangkan tentang alam semesta (universe). Mengikut teori ini alam semesta dahulunya adalah dalam keadaan yang sangat panas dan tumpat. Akibat daripada ketumpatan dan kepanasan yang sangat tinggi, berlakunya cosmix explotion, satu letupan yang kuat dengan nama terkenalnya Big Bang). Akibat letupan ini, alam semesta terus mengalami perluasan dan mungkin memiliki ruang tidak terbatas. Dipetik dari Library Of Congress, analogi dari perluasan ini seperti sepotong adunan roti kismis. Saat roti mengembang, kismis menjauh satu sama lain, tetapi masih melekat di adunan. Perluasan alam semesta ini telah tertulis di Al-Quran dalam surah Adz-Dzariyaat ayat 47-48.

وَالسَّمَاۤءَ بَنَيْنٰهَا بِاَيْىدٍ وَّاِنَّا لَمُوْسِعُوْنَ وَالْاَرْضَ فَرَشْنٰهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُوْنَ

“Dan langit kami bangun dengan kekuasaan (kami), dan kami benar-benar meluaskannya. Dan bumi telah kami hamparan, maka (kami) sebaik-baik yang menghamparkan”. (QS adz- Dzariyaat ayat 47-48)

Telah diketahui matahari sebagai titik tata suria, bumi mengorbit matahari dari jarak 93 juta mil jauhnya. Selain bumi, terdapat planet-planet yang kita ketahui juga mengorbit matahari. Hal ini, juga telah disampaikan dalam Al-Quran 14 abad yang lalu, dalam surah Al-Anbiya ayat 33.

وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ كُلٌّ فِيْ فَلَكٍ يَّسْبَحُوْنَ يَّسْبَحُوْنَ

“Dan Dia-lah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari, dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya”. (QS Al-anbiya ayat 33)
Itulah dia beberapa fakta sains yang terdapat di dalam Al-Quran. Semoga pengetahuan ini dapat bermanfaat untuk kita.Sumber :- IDNTIMES